About Jejak_fauna Sound Effects

Spesimen ini memiliki nama Borealopelta markmitchelli, spesies dinosaurus berlapis baja pemakan tumbuhan yang disebut Nodosaurid. Fosil sepanjang 5,5 meter ini berusia lebih dari 110 juta tahun. Menurut Royal Tyrrell Museum of Palaeontology di Alberta, Kanada, yang mengungkap penemuan itu, fosil dinosaurus tersebut terawetkan dengan sangat baik, sehingga alih-alih hanya menyebutnya sebagai "fosil", spesimen ini dapat disebut sebagai "mumi dinosaurus". Para peneliti yang memeriksa dinosaurus itu terkejut dengan tingkat pengawetannya yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya. Ditemukan di sebuah tambang minyak di utara Fort McMurray, Alberta, yang dimiliki oleh perusahaan Suncor Energy, spesimen Borealopelta ini sangat luar biasa karena termasuk fosil dinosaurus terbaik yang pernah ditemukan umat manusia. Tidak hanya lapisan keras pelindungnya (osteodermata) yang terawetkan dengan baik, tetapi juga sisa-sisa selubung keratin, kulit di punggungnya, dan isi perut dari makanan terakhir dinosaurus ini. Borealopelta markmitchelli hidup pada Zaman Kapur (145-66 juta tahun yang lalu). Dinosaurus ini berukuran besar dan tubuhnya keras seperti tank, lapisan keras pelindung tubuhnya yang runcing ini digunakan untuk pertahanan diri. Perkiraan berat dinosaurus ini ketika hidup adalah sekitar 1,3 ton, adapun berat fosil yang ditemukan ini adalah 1,1 ton. Perbandingan berat ini dapat memberi kita gambaran tentang seberapa utuh mumi Nodosaurid yang ditemukan ini. Sumber : Paleontologi ID | National Geographic Video Credit : @thedinomancer (IG) #jejakfauna #borealopeltamarkmitchelli #borealopelta #nodosaurid #dinosaurus #dinosaur #fyp
Bukan hanya tak kenal rasa takut, ia juga sangat tangguh. #jejakfauna #musangmadu #honeybadger
Harimau, seperti banyak hewan lain yang bertahan hidup di alam liar, dipandu oleh naluri untuk mencari cara termudah dalam mencari makan. Dalam video ini, harimau memanfaatkan jalan beraspal untuk meredam suara langkah kakinya untuk mendekati seekor sapi domestik yang berkeliaran di sekitar wilayah harimau tersebut. Sapi domestik adalah hewan yang mudah dibunuh. Mereka hampir tidak memiliki pertahanan terhadap predator dan tentunya tidak dapat berlari lebih cepat. Kucing besar yang sangat lincah ini, dan sebagian besar predator lainnya cenderung memilih cara yang paling mudah untuk mencari makan, seperti memangsa hewan domestik. Dengan memangsa hewan-hewan ini, mereka dapat meminimalkan risiko cedera. Bahkan cedera ringan yang dialami di alam liar dapat berakibat buruk bagi mereka, jadi meminimalkan risiko tersebut adalah prioritas utama. Keuntungan lain dari strategi makan ini adalah efisiensi energi. Dengan memaksimalkan efisiensi energi, berarti juga meningkatkan peluang bertahan hidup. Video Credit : @gautamsareen26 (IG) #jejakfauna #harimau #tiger #kucingbesar #bigcat #kucingliar #wildcat #kucing #cat #mamalia #mammal #fyp
Babirusa Togean (π˜‰π˜’π˜£π˜Ίπ˜³π˜°π˜Άπ˜΄π˜’ 𝘡𝘰𝘨𝘦𝘒𝘯𝘦𝘯𝘴π˜ͺ𝘴) adalah spesies babirusa yang endemik di Kepulauan Togean, yang meliputi pulau Batudaka, Togean, Talatakoh, dan Malenge (Provinsi Sulawesi Tengah). Dibandingkan dengan babirusa lainnya, Babirusa Togean berukuran lebih besar, panjangnya mencapai 87–106 cm dan berat hingga 100 kg. Sebagai babirusa, ia tentunya memiliki ciri khas gigi taring panjang yang melengkung, tetapi relatif lebih pendek dan ramping dari babirusa lainnya. Spesies ini adalah omnivora, terutama memakan akar dan buah yang jatuh, tetapi juga cacing dan invertebrata lain. Tidak seperti babi lainnya, Babirusa Togean tidak menggali tanah dengan moncongnya saat mencari makan, ia dapat menggunakan kaki-kakinya. Sumber : - Ultimate Ungulates - Ecology Conservation and Management of Wild Pigs and Peccaries Video Credit : @bahiatominiresort (IG) #jejakfauna #babyrousatogeanensis #babirusatogean #togianbabirusa #babirusa
Anoa (genus : π˜‰π˜Άπ˜£π˜’π˜­π˜Άπ˜΄ (subgenus : 𝘈𝘯𝘰𝘒)) adalah sejenis kerbau liar berukuran kecil yang endemik di hutan hujan tropis Pulau Sulawesi. Terdapat dua spesies dari subgenus 𝘈𝘯𝘰𝘒 yang dikenal, yakni Anoa Gunung (π˜‰π˜Άπ˜£π˜’π˜­π˜Άπ˜΄ 𝘲𝘢𝘒𝘳𝘭𝘦𝘴π˜ͺ) dan Anoa Dataran Rendah (π˜‰π˜Άπ˜£π˜’π˜­π˜Άπ˜΄ π˜₯𝘦𝘱𝘳𝘦𝘴𝘴π˜ͺ𝘀𝘰𝘳𝘯π˜ͺ𝘴). Berat tubuh mamalia ini berkisar 150–300 kg dengan tinggi bahu 70–100 cm. Selain dari ukuran, ciri khas lain Anoa yaitu tanduk uniknya yang lurus ke belakang. Karena ukurannya yang kecil dan penampilannya yang mirip dengan Kerbau Air, mereka kerap dijuluki "kerbau kerdil". Seperti kerbau lainnya, Anoa suka berendam di air atau berkubang di lumpur, yang merupakan cara mereka untuk mendinginkan tubuhnya. Anoa adalah salah satu fauna khas Indonesia yang kehidupannya tak luput dari ancaman. Mulai dari habitatnya yang terganggu akibat alih fungsi hutan menjadi perkebunan, pertambangan, atau pemukiman, hingga perburuan ilegal. Status konservasi Anoa Gunung dan Anoa Dataran Rendah berdasarkan badan konservasi dunia IUCN adalah Terancam/Genting (Endangered). Di dalam negeri, berdasarkan Permen LHK Nomor P.106/2018, keberadaannya berstatus sebagai satwa dilindungi. Sumber : - Biodiversitas Journal of Biological Diversity - Asian Wild Cattle - IUCN (International Union for the Conservation of Nature) Video Credit : @johntasirin (IG) #jejakfauna #anoa #kerbaukerdil #dwarfbuffalo #sapiutan #kerbau #buffalo #mamalia #mammal #fyp
kunang-kunang (fireflies) emang sudah sangat jarang di temukan bahkan di pedesaan. ini terjadi akibat perubahan lingkungan, pencemaran, perubahan ilklim, dan penggunaan pestisida. semoga kunang-kunang (fireflies) tidak punah secepat ini dan dapat di lestarikan habitatnya. #jejakfauna #fireflies #kunangkunang #fauna #ilmupengetahuan #fyp
Jejak Fauna Kalimantan: Warisan Alam untuk Anak Cucu Balangan Bahabar - Supaya buhan pian ingat, dan gasan cucu-cucu kaina tahu, Kalimantan adalah rumah bagi banyak hewan langka dan endemik yang tidak ada di tempat lain di dunia. Hutan-hutannya yang lebat menyimpan kehidupan yang luar biasa, dari pepohonan tinggi hingga dasar sungai yang dalam. Tahukah pian, di antara penghuni hutan Kalimantan ada Orangutan, primata cerdas yang hampir punah, dan Bekantan, monyet berhidung panjang yang hanya ada di pulau ini? Ada juga Lutung Merah dan Lutung Dahi Putih, yang lincah melompat dari dahan ke dahan, serta Owa Kalimantan yang suaranya bisa terdengar dari jauh. Langit Kalimantan dihiasi oleh kehadiran Burung Enggang, simbol budaya suku Dayak, sementara hutan menyembunyikan Beruang Madu, beruang terkecil di dunia. Di perairan, Pesut Mahakam β€” lumba-lumba air tawar yang langka β€” berenang dengan tenang di sungai besar. Masih banyak lagi: Kucing Merah yang misterius, Gajah Pygmy yang mungil dan pemalu, hingga hewan unik seperti Tupai Peminum Darah dan Katak Kepala Pipih yang hidup tersembunyi di balik dedaunan lembap. Semua makhluk ini adalah bagian dari warisan alam Kalimantan yang tak ternilai. Mari kita jaga dan lestarikan, agar anak cucu kita kelak masih bisa melihat dan mengenal mereka β€” bukan hanya lewat gambar atau cerita, tapi langsung di alam bebas tanah Borneo. #balanganbahabar #balangan #hewan #langka #lucu #unik #kalimantan #jejak #fauna #dialam #bebas #borneo #jaga #lestarikan #hingga #anak #cucu
Sebuah studi yang diterbitkan di Molecular Phylogenetics and Evolution telah memberikan wawasan tentang hubungan evolusi dari kucing besar. Studi ini mengungkapkan bahwa Macan Tutul Salju lebih berkerabat dengan Harimau, dibandingkan dengan Macan Tutul, Singa, ataupun Jaguar. Hasil analisis genetik menunjukkan bahwa Macan Tutul Salju dan Harimau adalah spesies saudara yang garis keturunannya terpisah satu sama lain antara 3,7–2,7 juta tahun yang lalu. Nenek moyang Singa, Macan Tutul, dan Jaguar berpisah dari kucing besar lainnya antara 4,3–3,8 juta tahun lalu. Sekitar 3,6–2,5 juta tahun lalu, Jaguar berpisah dari Singa dan Macan Tutul. Lalu Singa dan Macan Tutul berpisah satu sama lain sekitar 3,1-1,9 juta tahun lalu. Sumber : BBC | Molecular Phylogenetics and Evolution Video Credit : @catlikeyabuchans_bigcataccount (IG) #jejakfauna #macantutulsalju #snowleopard #kucingbesar #bigcat #kucingliar #wildcat #kucing #cat #fyp
Sigung (Mephitidae) dapat menyemprotkan cairan busuk dari kelenjar di sekitar anusnya. Cairannya ini terdiri dari senyawa yang disebut Thiol. Thiol ini mengandung sulfur, metil, dan butylthiol, sehingga kandungan-kandungan tersebut menyebabkan semprotan Sigung sangat menyengat dan beraroma tidak sedap. Cairan busuknya ini tidak dipakai Sigung saat berkelahi dengan sesamanya, mereka hanya menggunakannya saat merasa terancam. Menurut kebanyakan orang, bau semprotan Sigung mirip seperti telur busuk, baunya sangat kuat, sehingga dapat tercium hingga setengah mil jauhnya, dan dapat bertahan selama berhari-hari (di ruangan tertutup). Dan apabila semprotannya sampai terkena pakaian dan meresap, baunya akan sangat sulit dihilangkan, bahkan baunya ini dapat bertahan hingga berbulan-bulan jika tidak dibersihkan. Semprotan Sigung juga dapat menyebabkan mata perih, kebutaan sementara, dan mual. Sumber : Pest World | Elite Extermination #jejakfauna #sigung #serigala #skunk #wolf #fyp
Undur-undur/Antlion merupakan kelompok serangga dalam famili Myrmeleontidae yang terdiri dari 2.000 spesies. Serangga ini menjalani metamorfosis yang sempruna (telur-larva-pupa-dewasa). Mereka lebih dikenal saat tahap larva, yang sebagian besar hidup dengan menggali lubang untuk menjebak mangsa yang lewat. Serangga dewasa kurang dikenal karena perilaku dan rentang hidup mereka yang relatif pendek dibandingkan dengan larva. Sebagian besar dari mereka terbang saat senja atau malam hari, dan jarang terlihat saat siang hari. Wujud mereka menyerupai capung atau capung jarum. Undur-undur dapat ditemukan di sebagian besar belahan dunia, dengan keanekaragaman terbesar berada di daerah tropis. Mereka hidup di berbagai habitat kering termasuk lantai hutan terbuka, bukit pasir yang tertutup semak belukar, tepi sungai, tepi jalan, dan di tanah kosong. Larva adalah predator yang sangat rakus dan biasanya memakan artropoda kecil, terutama semut. Mereka sangat sensitif terhadap getaran di tanah, termasuk yang dihasilkan oleh pergerakan mangsanya. Serangga dewasa pada beberapa spesies memakan serbuk sari dan nektar, dan yang lainnya adalah predator bagi artropoda kecil. Sumber : - The Antlion Pit - American Museum Novitates Video Credit : @dradriansmith (IG) #jejakfauna #myrmeleontidae #undurundur #antlion #serangga